Pengumuman.

now, this is Lee Jong Hyun :*

Lee Jong Hyun

google translate

Monday, May 14, 2012

JC

4. Uji protein (asam amino) pada sampel mealui reaksi Millon Nasse

Reaksi millon nasse merupakan uji protein yang didasarkan pada gugus fenol yang dimiliki asam amino. Uji positif pada reaksi ini ditandai dengan terbentuknya endapan putih pada sampel.  Penambahan reagen merkuri sulfat pada sampel dan melalui pemanasan terbentuklah endapan putih pada sampel. Reagen merkuri sulfat ini merupakan merkuri sulfat (HgSO4 1%) dalam asam sulfat (H2SO4 10 %). 


     Reaksi asam amino dengan HgSO4.

JC

3 Uji Protein (asam amino)pada sampel melalui reaksi Xanthoprotein
Reaksi xanthoprotein merupakan uji protein terhadap inti benzena yang terdapat pada molekul protein seperti pada triptopan, tirosin, dan fenil alanin. Reaksi xanthoprotein bias disebut dengan yellow reaction. Hal ini disebabkan produk reaksinya menghasilkan cincin benzena. Cincin benzena ini ditunjukkan dengan endapan kuning pada hasil reaksinya.
   Reaksi asam amino dengan HNO3 dan Amonia

JC
2 Uji Protein (asam amino) pada sampel melalui Reaksi  Biuret
 
 uji ini merupakan uji protein terhadap ikatan peptida yang lebih dari satu pada asam amino. Ikatan peptida ( CO-NH ) merupakan ikatan antar gugus karbonil dari asam amino dan nitrogen dari asam amino berikutnya dalam rantai peptida.
 Reaksi ini menggunakan NaOH sebagai katalis.Hal ini disebabkan reaksi denaturasi pada sampel berjalan dengan lambat. Ketika penambahan CuSO4 pada sampel dilakukan, reaksi yang terbentuk adalah ikatan kompleks antara ion Cu2+ dengan gugus –NH2 yang menyebabkan terbentuknya warna ungu pada larutan. Namun terdapat endapan biru pada dasar tabung reaksi. Endapan biru ini disebabkan tidak semua ion Cu2+ bereaksi dengan asam amino yang mengandung ikatan peptida.
      
Reaksi asam amino dengan NaOH dan CuSO4